REVIEW NITECORE SRT3

REVIEW NITECORE SRT3

NITECORE SRT3 DEFENDER dirancang sebagai senter EDC (Everyday Carry) untuk penerangan dan beladiri. Ukurannya cukup mungil untuk dikantongi sehari-hari. Baterainya bisa pakai AA (alkaline maupun NiMH), RCR123 (Li-ion Rechargeable 3,7 Volt) dan CR123 (Lithium 3 Volt yang habis pakai buang).

SPESIFIKASI

  • Sumber Cahaya: CREE XM-L2 T6
  • Output Maksimum: 550 ANSI Lumen
  • Output Minimum: 0,1 ANSI Lumen
  • Baterai:
    • AA (alkaline/ NiMH) ==> Terang maksimum 180 Lumen (1 jam)
    • CR123 (Lithium) ==> Terang maksimum 330 Lumen (1 jam 15 menit)
    • RCR123 (Li-ion Rechargeable) ==> Terang maksimum 550 Lumen (45 menit)
  • Intensitas cahaya:
    • AA: 1500 cd
    • CR123: 2800 cd
    • RCR123: 4500 cd
  • Bodi: Aluminium grade pesawat
  • Dimensi:
    • Panjang: 10 cm (tanpa AA extender)
    • Diameter: 2,54 cm
    • Berat: 73 gram (tanpa baterai)
  • Rating kedap air 2 meter (IPX 8)
  • Tahan jatuh 1,5 meter

PETUNJUK PEMAKAIAN

  • Tekan tombol di pantat senter untuk ON/ OFF
  • Putar smart ring untuk ubah mode. Terangnya NITECORE SRT3 bisa diatur sesuai kebutuhan (min 0,1 Lumen – max 550 Lumen)

1-1_SRT3_En3

UNBOXING

SRT3 box

NITECORE SRT3 hadir dalam dus mungil. Pabrikan senter China memang lebih senang menggunakan dus dibandingkan blister plastik. Mungkin ada beberapa alasan dibaliknya. Pertama, kertas lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik. Kedua, distributor bisa melakukan final QC sebelum senter dikirim ke konsumen.

SRT3 Unboxing

Dalam paket terdapat: senter, holster (sarung senter), lanyard, o-ring cadangan, buku petunjuk pemakaian dan kartu garansi.

IMPRESSION

SRT3 AA and CR123

NITECORE SRT3 bisa menggunakan berbagai jenis baterai. Kiri: SRT3 jika menggunakan baterai RCR123 atau CR123. Kanan: SRT3 dengan baterai ukuran AA. Untuk beladiri saya lebih menganjurkan setup sebelah kanan. Senternya lebih panjang dan mantap dipegang. Cahaya 180 ANSI Lumen sudah cukup untuk membuat lawan berkunang-kunang.

SRT3 with batteries

NITECORE SRT3 (tanpa ekstensi AA) dengan baterai CR123, Li-ion 14500, dan Lithium AA. Perhatikan bahwa Li-ion 14500 Nitecore protected lebih panjang dibanding Lithium AA. Saya pribadi menggunakan NITECORE SRT3 dengan baterai 14500 sebagai baterai utama. Lithium CR123 dan Lithium AA sebagai cadangan. Namun saya tidak menyarankan pemakaian baterai 14500 walaupun tegangannya sama saja dengan RCR123. Baca lebih lanjut untuk alasannya.

NITEYE JC10 vs SRT3

Perbandingan NITECORE SRT3 dengan NITEYE JC10 yang sama-sama bisa menggunakan baterai Lithium CR123.

SRT3 body

Knurling pada NITECORE SRT3 cukup mantap untuk dipegang. Pocket clip membuatnya lebih mantap lagi. Tidak gampang tergelincir bahkan jika dipakai untuk beladiri sekalipun. Perhatikan bagian kepalanya yang bergerigi, fungsinya untuk memecahkan kaca jendela mobil jika keadaan darurat atau untuk melumpuhkan lawan jika beladiri.

SRT3 tail

Pocket clip sudah terpasang dari pabrik. Ulir dianodize sehingga senter bisa dilock-out untuk mencegah senter nyala tanpa sengaja. Fitur lock-out sebenarnya kurang perlu karena alasan di bawah ini.

SRT3 switch

Saklar pada SRT3 agak tenggelam sehingga kemungkinan senter nyala tanpa disengaja sangat kecil. Desain seperti ini memungkinkan NITECORE SRT3 untuk tail-standing.

SRT3 on hand

Setiap senter NITECORE dilengkapi dengan serial number. Perhatikan deretan angka pada bagian kepala senter. Serial number ini selain berfungsi untuk mencegah pemalsuan, juga untuk mengontrol pemasaran. Dari serial number bisa dilacak distributor yang memasarkan senter (supaya tidak cross selling), tipe senternya, dll.

NITECORE SRT3 cukup nyaman dipegang (terutama dengan ekstensi AA terpasang). Tidak terlalu panjang maupun terlalu pendek. Pocket Clip juga kuat cengkramannya. Sampai saat ini belum pernah sekalipun senter copot/ jatuh akibat pocket clip yang kendor.

SRT3 extension

Ini ekstensi AA. Karena baterai AA lebih langsing dibanding RCR123 dan CR123 maka diameter bagian dalam ekstensi lebih kecil supaya baterai AA tidak goyang dalam senter (rattle).

Reverse Polarity Protection SRT3

Karena saya memakai Li-ion 14500 protected yang ukurannya lebih panjang daripada baterai AA umumnya. Mekanisme Reverse Polarity Protection yang terbuat dari plastik menjadi retak. Setelah kejadian ini, saya baru sadar kenapa Nitecore cuma mencantumkan RCR123, CR123 dan AA di deretan baterai untuk SRT3.

Saya pakai Li-ion 14500 karena ngejar terang yang 550 ANSI Lumen… Voltase Li-ion 14500 sama dengan RCR123. Kapasitas juga lebih besar 14500 (750 mAh) vs RCR123 (650 mAh). Ternyata kreativitas saya harus dibayar dengan komponen plastik yang retak. 😀

Tidak pengaruh ke fungsi senter sih.. cuma sebal saja karena penampilan senter jadi ada yang kurang.

SRT3 lowest mode

NITECORE SRT3 lowest output.. Kelihatan artistik ya di photo? 😀

SRT3 red led

NITECORE SRT3 dilengkapi dengan LED yang bisa berubah warna merah dan biru. Cahaya merah bermanfaat untuk tactical operation militer/ LEO (law enforcement officer). Bisa juga dipakai untuk night photography, membantu kamera untuk autofokus dengan baik.

SRT3 blue led

Ini saat LEDnya berubah jadi biru. Cahaya biru bisa dipakai untuk menarik perhatian ikan (buat yang hobi mancing) atau melacak darah yang berceceran (bagi yang hobi berburu). LED ini bisa berubah warna dengan cepat (strobo merah biru layaknya punya mobil polisi).. sangat bermanfaat untuk menarik perhatian dikala darurat.

BEAMSHOT

Control Shot

Control shot.. Photo lebih gelap daripada keadaan sebenarnya. Settingan kamera diatur supaya cahaya dari lampu penerangan di sisi kanan jalan tidak mengganggu.

SRT3 max 550 Lumen

NITECORE SRT3 running 550 ANSI Lumen. Terangnya cukup mantap khan untuk sebuah senter ukuran EDC?

SRT3 beam profile

Ini pola cahaya NITECORE SRT3.. Terlihat kalau mayoritas cahaya ada di tengah dengan sedikit spill di kiri kanan. Jadi wajar aja kalau cahaya NITECORE SRT3 cukup throw.

KESIMPULAN

PRO:

  • Ukuran pas buat senter EDC
  • Dilengkapi dengan bezel bergerigi untuk beladiri
  • Ada LED merah untuk night photography dan operasi taktis
  • Ada LED biru untuk mancing dan berburu
  • Bisa memakai berbagai jenis dan ukuran baterai (AA Alkaline, AA Lithium, AA NiMH, CR123, RCR123)
  • Bisa tail-standing
  • Bisa lock-out
  • Variable Brightness
  • Reverse polarity protection

CON:

  • Tidak cocok dengan Li-ion 14500 protected. Ukuran terlalu panjang menyebabkan mekanisme Reverse polarity protection retak.

Nitecore SRT3 bisa dibeli dimari.

 

 

4 thoughts on “REVIEW NITECORE SRT3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *