Review Armytek Wizard Pro XHP50 Magnet USB

REVIEW ARMYTEK WIZARD PRO XHP50 Magnet USB

Kali ini saya hendak mengulas produk baru Armytek yang dilengkapi dengan charger bawaan, Wizard Pro XHP50 Magnet USB. Model ini datang dengan 2 versi, yakni: cool white (cahaya putih) dan warm (cahaya kuning).

Senter dengan cahaya putih cocok untuk perkotaan karena kesannya lebih terang. Cahaya kuning cocok untuk tembus kabut maupun photography (warna objek lebih natural).

SPESIFIKASI

  1. Sumber cahaya: CREE XHP50
  2. Baterai: 1 buah 18650
  3. Max output: 2300 Lumen (cool white) dan 2150 Lumen (warm)
  4. Jarak sorot maksimum: 130 meter (cool white) dan 108 meter (warm)
  5. Intensitas cahaya: 4200 cd (cool white) dan 2900 cd (warm)
  6. Pola cahaya nyebar dengan hotspot 70º dan spill 120º
  7. Bodi terbuat dari bahan aluminium untuk pesawat terbang
  8. Dimensi
    • Panjang: 10,1 cm
    • Diameter bodi: 2,54 cm
    • Diameter head: 2,9 cm
  9. Berat: 48 gram (tanpa baterai)
  10. Runtime (cool white) dengan baterai 3400 mAh:
    • 2300 Lumen (1 jam)
      900 Lumen (1 jam 40 menit)
      390 Lumen (4 jam)
      165 Lumen (10 jam 30 menit)
      30 Lumen (50 jam)
      5,5 Lumen (12 hari)
      1,5 Lumen (40 hari)
      0,15 Lumen (200 hari)
  11. Impact resistant: 10 meter
  12. Submersible: 10 meter
  13. Garansi 10 tahun

UNBOXING

Kali ini kotak Armytek beda dengan produk sebelumnya yang selalu polos dengan tempelan sticker saja. Memang bagus sih, tapi terasa agak janggal aja karena Armytek meninggalkan ciri khas perusahaan Barat yang doyan kemasan enviromental friendly.

Isi paket: Senter, bracket plastik (dulunya karet) untuk tempat pasang headband, headband, handband, pocket clip, spare o-ring, kabel USB charging, user manual. Plus kartu garansi jika belinya dari http://alatpetualang.com

WIZARD PRO XHP50 Magnet USB

Bracket plastik yang lebih mudah bongkar pasang dibandingkan yang masih pakai karet dulu. Dengan model lampu di samping maka cahaya Wizard Pro bisa tetap nyorot ke depan jika dipasang di headband, jepit di tali ransel dengan pocket clip, maupun sekedar ditaruh berdiri di atas meja.

Untuk membedakan Wizard Pro yang cool white (cahaya putih) dan warm white (cahaya kuning) cukup perhatikan marking di bagian atas head.

PERBANDINGAN WIZARD PRO v3 (versi lama) dengan WIZARD PRO Magnet USB

Ulir Wizard Pro v3 model lama di-anodized.

Ulir Wizard Pro Magnet USB tidak di-anodized supaya listrik bisa mengalir saat charging.

Pantat tailcap Wizard Pro Magnet USB ada konektor yang berfungsi untuk mengalirkan listrik saat charging. Sedangkan model lama polos dan magnetnya bisa dilepas. Untuk review model lama bisa baca disini

Satu hal yang unik di Wizard ini adalah:

  • Jika mau charging tailcap harus dikendorin sedikit. Jika lupa kendorin, listrik tidak akan masuk ke baterai.
  • Jika mau pakai tailcap diketatin (putar mentok kanan tapi tidak perlu ketat-ketat amat).

Saat kabel USB tidak ada beban (charging sudah selesai/ baterai full) nyala warna hijau.

Ketika proses charging sedang berjalan, nyala warna merah.

Baterai bawaan Armytek Wizard Pro tipe flat top dan unprotected supaya bisa supplai arus gede. Walaupun begitu ada pengamanan untuk cut-off jika suhu baterai terlalu tinggi (dalam kasus korslet misalnya).

CONTOH PEMAKAIAN

USER INTERFACE

Cara mengoperasikan Wizard Pro cukup sederhana:

  1. Dalam keadaan OFF, klik dan tahan untuk dari output paling rendah ke output paling tinggi. Jika sudah mencapai output yang diinginkan cukup lepaskan tombol maka terangnya Wizard akan stabil disana.
  2. Senter dalam keadaan ON di salah satu output (firefly, low, mid, maupun high) klik 3x dengan cepat maka segera aktifkan TURBO mode.
  3. Senter dalam keadaan ON di salah satu output klik 4x dengan cepat untuk mengaktifkan STROBE mode.
  4. Senter sudah di TURBO mode. Tekan dan tahan untuk pindah dari TURBO1 ke TURBO2 dan sebaliknya.

BEAMSHOT

KESIMPULAN

KELEBIHAN:

  • Bobot ringan untuk produk sejenis
  • Terang mantap
  • Cahaya nyebar bikin mata tidak cepat lelah
  • Tangguh untuk kategori headlamp (tahan jatuh dari ketinggian 10 meter dan bisa nyelam hingga 10 meter)
  • Dilengkapi tombol yang sebagai locator dan juga indicator (musti diaktifkan karena dari pabrik di OFF)
  • Multifungsi (headlamp, jepit di kantong/ tali pinggang/ tali ransel, nempel di mesin/ bodi mobil, tail standing/berdiri di atas permukaan datar)
  • Dengan kemampuan charging via USB membuat Armytek Wizard Pro teman yang handal saat traveling
  • Garansi super lama.. 10 tahun

KEKURANGAN:

  • Karena terangnya yang mencapai 2000+ Lumen, Wizard Pro butuh baterai yang mampu supplai > 10 Ampere. Jika baterainya ngak kuat narik (terutama tipe protected), senter akan kedip sekali dan langsung mati.
  • Terang TURBO mode (2000+ Lumen) membuat senter cepat panas. Jika dibiarkan nyala lama, senternya sampai tidak nyaman untuk dipegang. Untuk daerah tropis yang panas seperti Indonesia suhu kritis 60º Celcius akan cepat tercapai dan terangnya Wizard akan menurun secara bertahap.
  • Ini masih dugaan yang belum terbukti.. nanti baru ketahuan sejalan waktu saat para customer sudah banyak makai Wizard Pro USB Magnet dan diajak nyebur air. Konektor yang terekspos dari tailcap masih harus diuji nyebur air laut dan dilihat daya tahannya terhadap karat.

Wizard Pro Magnet USB versi cool white bisa diperoleh di Tokopedia melalui link ini dan versi warm white melalui link ini

 

 

 

 

 

 

REVIEW ARMYTEK TIARA A1 PRO v2 XPL

REVIEW ARMYTEK TIARA A1 PRO v2 XPL

Tiara A1 merupakan senter EDC (everyday carry) multifungsi dari Armytek. Produsen senter LED premium asal Canada. Disebut multifungsi karena Tiara bisa dijadikan headlamp (dapat headband), bisa dijepit di ransel ataupun rompi (dapat pocket clip), nempel di bodi mobil/ kap mesin (ada magnet di tail cap), berdiri di atas meja (tail standing), diikat di pergelangan tangan (dapat lanyard).

A1 menandakan bahwa senter ini hanya butuh 1 baterai AA (bisa alkaline, NiMH rechargeable, Lithium (habis buang), li-ion 14500 rechargeable. Baterai AA terutama jenis alkaline sangat gampang dijumpai di pasaran, sehingga Tiara A1 sangat cocok untuk Anda yang senang berpetualang di daerah off-grid (tidak terjangkau oleh listrik PLN sehingga tidak mungkin ngecharge baterai kecuali punya powerbank solar panel yang harganya cukup mahal).

SPESIFIKASI

  1. Sumber cahaya: LED CREE XPL
  2. Sumber tenaga: 1 buah AA (alkaline, NiMH, Lithium, li-ion 14500)
  3. Output max: 450 Lumen
  4. Optik : TIR (tanpa reflektor)
  5. Pola cahaya: 70º hotspot 120º spill (cahaya nyebar)
  6. Jarak sorot max: 65 meter
  7. Panjang: 9,3 cm
  8. Diameter: 2,54 cm
  9. Berat: 59 gram (tanpa baterai)
  10. Impact resistant: 10 meter
  11. Submersible: 10 meter
  12. Output dan runtime:
    • 450 Lumen (50 menit)
    • 250 Lumen (1 jam 10 menit)
    • 90 Lumen (4 jam 10 menit)
    • 9 Lumen (35 jam)
    • 1,9 Lumen (8 hari)
  13. Garansi resmi 10 tahun

UNBOXING

img_6462

Armytek Tiara A1 Pro v2 XPL ada 2 versi:

  1. cool white (cahaya putih) yang lebih cocok untuk daerah perkotaan karena kesannya lebih terang
  2. warm (cahaya kuning) yang lebih cocok untuk daerah berkabut/ berburu. Berdasarkan info dari teman-teman yang hobi berburu, cahaya putih yang terang membuat binatang buruan kaget dan kabur.

img_6470

Dalam paket Tiara A1 Pro terdapat senter dengan karet untuk tempat mengikat headband dalam keadaan terpasang, headband, pocket clip, lanyard, spare o-ring, user manual, dan Kartu Garansi dari alatpetualang.com

TIARA A1 PRO v2 XPL

img_6465

Dibanding Armytek Tiara A1 Pro v1 maka versi terbaru ini lebih kokoh dimana tutup magnet di tailcap sudah terbuat dari logam. Pada v1 masih pakai plastik dimana ada beberapa laporan tentang tutup yang pecah karena jatuh.

img_6463

Untuk membedakan kedua versi, di bagian atas kepala Tiara A1 Pro tertera White Light (cahaya putih) dan Warm Light (cahaya kuning). Selain itu ada peringatan Hot Surface karena saat nyala TURBO mode dengan baterai li-ion 14500 3,7 Volt (dalam jangka waktu lama), bagian kepala ini bisa panas sekali sampai tidak nyaman untuk dipegang.

img_6466Kebetulan kali ini dapat tombol yang berbeda warna.. Tombol putih untuk cahaya putih dan tombol kuning untuk cahaya kuning. Saya kira faktor kebetulan aja karena pada versi sebelumnya, mau cahaya putih maupun kuning tombolnya sama warna.

img_6468

Tail cap Tiara A1 Pro bisa dibuka untuk dikeluarkan magnetnya jika takut bisa merusak HP atau gadget yang ditaruh berdekatan dengan senter. Sejauh ini saya cukup sering mengantongi Wizard Pro v3 XHP50 bersamaan dengan HP dan baik baik saja. Jangan ditiru ya kebiasaan jelek saya. Ambil amannya aja.

img_6471

Seperti biasa, Armytek cukup royal dengan Nyogel yang berlimpah di ulir tail cap. Fungsinya selain melumasi juga membuat senter lebih kedap air. Ada 2 karet o-ring disini sehingga saya ngak heran Armytek berani klaim Tiara A1 Pro aman untuk nyebur hingga max 10 meter.

img_6472

Penampakan per di tail cap.. Fungsinya supaya baterai mantap dudukannya dalam tabung serta koneksi arus listrik antara kutub + dan – berjalan lancar.

CONTOH PENGGUNAAN & BEAMSHOT

tiara-a1-pro-on-tactical-vest

Armytek Tiara A1 Pro dengan pocket clip terpasang dan dicantol di rompi tactical. Bisa pula nyantolnya di ransel maupun tali pinggang.

img_6469

Armytek Tiara A1 Pro berdiri di atas meja. Dalam posisi begini, Tiara A1 Pro bisa menggantikan fungsi lilin. Jika mau nyala lama saat mati lampu, sebaiknya dicemplungkan dalam gelas isi air. Tentunya pastikan dulu senternya terkunci rapat sebelum dicebur.

Armytek Tiara A1 Pro - Tyre Changing

Tiara A1 Pro nempel di bodi mobil.. Sangat berguna ketika kita harus ganti ban dengan kedua tangan. Selamat tinggal dengan kebiasaan menjepit senter di mulut karena kepepet. Selain tidak higenis, juga tentunya tidak nyaman ketika senternya mulai panas.

Armytek Tiara A1 Pro - Car Hood

Armytek Tiara A1 Pro nempel di kap mesin. Sangat cocok buat teman teman yang senang oprek mesin mobil ataupun memang teknisi mesin. Cahaya terang plus kedua tangan yang bebas membuat kerjaan lebih cepat selesai. Oiya, cahaya Tiara A1 Pro nyebar dan bisa diatur terangnya sesuai dengan kebutuhan sehingga mata tidak cepat lelah karena silau.

USER INTERFACE

Cara mengoperasikan Armytek Tiara A1 Pro cukup gampang:

  1. Dalam keadaan OFF tekan dan tahan tombol maka senter akan nyala dari mode paling redup sampai paling terang. Sebaiknya selalu biasakan dengan cara ini. Begitu terangnya dah cukup segera lepas tombol maka Tiara A1 Pro akan stabil di output tersebut. Perlu diketahui bahwa mata kita menyesuaikan dengan terangnya cahaya di lingkungan. Mis: untuk perkotaan yang banyak polusi cahaya, mungkin senter yang 200an Lumen baru terasa terang. Tapi di perdesaan/ gunung yang gelap, senter yang nyala 70 Lumen dah terasa seperti lampu motor. Klik 1 kali untuk matikan dan Tiara A1 Pro akan ingat mode yang terakhir (last memorized mode).
  2. Dalam keadaan OFF, klik 1 kali untuk nyala pada mode yang terakhir diingat (last memorized mode).
  3. Dalam keadaan ON, klik cepat 3 kali untuk aktifkan TURBO mode.
  4. Dalam keadaan ON, klik cepat 4 kali untuk aktifkan STROBE mode (kedap kedip)

KESIMPULAN

  1. Tangguh (tahan jatuh dari ketinggian max 10 meter, bisa nyelam hingga max 10 meter).
  2. Garansi lama: 10 tahun.
  3. Baterai gampang diperoleh.. AA alkaline banyak tersedia dimana mana jika darurat ngak bisa ngecharge.
  4. Bisa pakai NiMH rechargeable sehingga biaya operasional bisa ditekan.
  5. Bisa pakai baterai Lithium dan li-ion 14500 yang lebih tahan dingin (hingga -20º Celcius).
  6. Runtime kesannya relatif singkat untuk TURBO mode 450 Lumen (30 menit). Hal ini bisa diakali dengan nyala 70 Lumen (3 jam) untuk camping dan 210 Lumen (1 jam 12 menit) untuk hiking. Dengan bawa 1 pak baterai isi 4 AA NiMH dah bisa untuk nyala 12 jam dengan output 70 Lumen.

Semoga review singkat ini bermanfaat 🙂

Review Armytek Dobermann XHP35 HI

REVIEW ARMYTEK DOBERMANN XHP35 HI

Dobermann merupakan edisi tactical EDC (everyday carry) dari Armytek. Saat ini dilengkapi dengan CREE XHP35 yang mampu menghasilkan terang hingga 1700 Lumen dengan 1 baterai li-ion 18650. Tactical EDC maksudnya senter yang dibawa sehari hari untuk penerangan, namun jika ketemu situasi yang berbahaya bisa dipergunakan sebagai alat bela diri. Cahaya yang terang bisa untuk menyilaukan lawan sehingga ada kesempatan untuk kabur. Bezel (kepala senter) yang kuat juga bisa untuk menghancurkan kaca kereta api/ bus/ mobil jika terjebak dalam kecelakaan.

SPESIFIKASI

  1. Sumber cahaya: CREE XHP35 HI
  2. Baterai: 1 buah 18650
  3. Max output: 1700 Lumen (cool white)
  4. Jarak sorot maksimum: 395 meter (cool white)
  5. Intensitas cahaya: 39000 cd (cool white)
  6. Pola cahaya cenderung fokus dengan hotspot 5º dan spill 40º
  7. Bodi terbuat dari bahan aluminium untuk pesawat terbang
  8. Dimensi
    • Panjang: 14 cm
    • Diameter bodi: 2,54 cm
    • Diameter head: 3,4 cm
  9. Berat: 115 gram (tanpa baterai)
  10. Runtime (cool white) dengan baterai 3400 mAh:
    • 1700 Lumen (1 jam)
    • 800 Lumen (1 jam 40 menit)
    • 350 Lumen (4 jam)
    • 150 Lumen (10 jam 30 menit)
    • 30 Lumen (50 jam)
    • 1,7 Lumen (40 hari)
  11. Impact resistant: 30 meter
  12. Submersible: 50 meter
  13. Garansi 10 tahun

UNBOXING

Dobermann XHP35 HI datang dalam kotak yang sederhana sebagai bagian upaya Armytek untuk ikut melestarikan lingkungan hidup. Di dalamnya terdapat senter, holster (sarung senter) yang bisa diikat di pinggang, lanyard (tali untuk dicantolin ke lengan yang biasanya dipakai di sungai/ laut supaya senter jika terlepas ngak langsung tenggelam), pocket clip, spare o-ring, user manual dan kartu garansi dari http://alatpetualang.com

img_6087

DOBERMANN XHP35 HI

img_6404

Bezel Dobermann yang tidak kelihatan aggresif namun cukup kuat untuk hancurin kaca kereta api/ bus/ mobil jika dalam keadaan darurat. Robust (tangguh) dan superbright (super terang) dicetak di bawah nama Dobermann. Sebelah kanan adalah jenis baterai yang bisa dipakai: 1 buah li-ion 18650 (disarankan) atau 2 buah CR123A yang habis buang jika kepepet di dearah yang tidak ada listrik untuk ngecharge baterai.

img_6396

Karena seri ini menggunakan CREE XHP35 HI maka di balik nama Dobermann dicetak tulisan High Intensity LED untuk membedakannya dengan model yang memakai LED biasa. Apa itu High Intensity LED? Ini adalah LED dedome (dibuang kubahnya supaya cahaya lebih fokus). Bedanya jika dulu dedome dikerjakan oleh ahli modif senter sehingga umur LED bisa berkurang drastis. XHP35 HI merupakan LED dedome produksi CREE langsung sehingga cahaya bisa fokus tanpa mengorbankan umur teknis LED yang 50ribu jam itu.

img_6397

Karena Dobermann sanggup menghasilkan terang max 1700 Lumen maka jangan heran jika bagian kepala senter bisa cukup panas hingga tidak nyaman dipegang. Hal ini wajar dan justru tanda yang baik bahwa penyaluran panas dari LED dan driver ke bodi berlangsung lancar. Jika ada senter yang nyala terang namun head tidak terasa panas, itu indikasi bahwa panasnya terperangkap di dalam bodi. LED dan driver kemungkinan akan tewas prematur.

img_6400

img_6399

Baik bagian head maupun tailcap dilengkapi dengan per. Fungsinya untuk meredam benturan baterai dengan senter jika jatuh. Baterai yang berada dalam tabung senter bisa penyok bagian kutub positifnya jika senter jatuh menghantam lantai karena umumnya bagian kepala senter tanpa per.

img_6401

Ini ulir bagian bodi yang mengunci dengan head senter.. Ulirnya terlihat basah oleh Nyogel, cairan pelumas yang selain membuat ulir tidak seret juga membuat senter lebih kedap air. Terlihat 2 buah o-ring di ujung ulir yang berfungsi menahan rembesan air.

img_6402

Terdapat tactical ring pada bodi yang menghadap tail cap. Fungsi tactical ring supaya gengaman tangan lebih stabil (tidak selip) saat Dobermann dipakai untuk bela diri/ pecahin kaca dalam keadaan darurat. Ulir juga terlihat basah dengan Nyogel plus ada 2 buah karet o-ring untuk membuat senter ini kedap air. Ulir ini diberi lapisan cat (anodized) supaya jika tail cap dikendorin dikit aja makan senter tidak akan nyala tanpa sengaja. Fungsi lock-out ini juga untuk menghindari parasitic drain (penyedotan arus listrik oleh senter walaupun dalam keadaan OFF).

img_6403

Tombol pada Dobermann terletak di tail cap (pantat senter). Jika tombol ditekan separuh makan senter nyala sementara (temporary on). Full click jika mau senternya nyala permanen.

USER INTERFACE

  1. Cara pengoperasian Dobermann cukup mudah.. Klik tombol di tail cap untuk ON/ OFF
  2. Jika head Dobermann kencang maka cuma ada 1 mode, yakni TURBO mode yang 1700 Lumen
  3. Untuk mengakses mode lain cukup kendorin head 1/8 puataran (dikit aja supaya senter tetap kedap air) kemudian mainin ON/ OFF untuk pindah pindah mode.
  4. Mode strobe (kedap kedip) disembunyikan karena pada umumnya ngak dibutuhkan. Jika mau bisa strobe kudu aktifkan tactical mode dengan cara kendorin dan kencangi head dengan cepat minimal 10 kali. Jeda harus di bawah 1 detik. TIDAK DISARANKAN untuk mengaktifkan tactical mode kecuali benar benar butuh Strobe.

BEAMSHOT

Berikut adalah beamshot Dobermann XHP35 HI pada turbo mode 1700 Lumen

img_6114

img_6111

Cahaya terang Dobermann cenderung fokus namun tetap ada spill yang memadai sehingga jika ada bahaya dari kiri dan kanan depan tetap terdeteksi. Produsen senter premium rata rata menghindari senter yang bisa zoom in-zoom out karena pola cahaya jadi jelek plus senter jadi kurang kedap air.

KESIMPULAN

KELEBIHAN

  1. Senter tactical dengan ukuran head yang tidak terlalu besar (3,4 cm) dan panjang 14 cm sehingga masih cukup nyaman untuk dibawa sehari hari.
  2. Bezel yang kuat namun tidak kelihatan aggresif (cukup aman untuk dibawa traveling)
  3. Impact resistant 30 meter (umumnya senter branded hanya berani jamin senternya aman jika jatuh dari ketinggian 1,5 meter)
  4. Submersible 50 meter (umumnya senter non-diving/ bukan khusus selam mencantumkan spek maksimum 2 meter saja)
  5. Garansi resmi 10 tahun jika beli di alatpetualang.com

KEKURANGAN

  1. Karena senter ini menghasilkan 1700 Lumen dengan 1 baterai 18650 saja maka dibutuhkan baterai yang mampu supplai arus gede. Disarankan pakai baterai ini.
  2. Mode strobe (kedap kedip) yang tersembunyi mungkin mengecewakan sebagian pemakai terutama pemain airsoftgun yang butuh akses strobe dengan cepat.

REVIEW ARMYTEK WIZARD PRO v3 XHP50

REVIEW ARMYTEK WIZARD PRO v3 XHP50

Setelah lama absen menulis review, kali ini saya sajikan Armytek Wizard Pro v3 XHP50 yang terdiri dari 2 versi: Cool White (cahaya putih) dan Warm (cahaya kuning). Versi mana yang lebih baik? Jawabannya bergantung kebutuhan Anda. Jika lebih banyak di perkotaan jelas versi Cool White pilihan yang terbaik, terutama jika dipakai untuk penerangan kerja. Namun jika Anda penggemar olahraga outdoor yang sering ke daerah berkabut, pilihlah versi Warm (cahaya kuning yang lebih mampu tembus kabut). Atau jika Anda penggemar photography seperti saya pasti senangnya versi Warm. Cahaya yang lebih mirip sinar matahari membuat warna objek lebih natural.

SPESIFIKASI

  1. Sumber cahaya: CREE XHP50
  2. Baterai: 1 buah 18650
  3. Max output: 2300 Lumen (cool white) dan 2150 Lumen (warm)
  4. Jarak sorot maksimum: 130 meter (cool white) dan 108 meter (warm)
  5. Intensitas cahaya: 4200 cd (cool white) dan 2900 cd (warm)
  6. Pola cahaya nyebar dengan hotspot 70º dan spill 120º
  7. Bodi terbuat dari bahan aluminium untuk pesawat terbang
  8. Dimensi
    • Panjang: 10,8 cm
    • Diameter bodi: 2,54 cm
    • Diameter head: 2,9 cm
  9. Berat: 59 gram (tanpa baterai)
  10. Runtime (cool white) dengan baterai 3400 mAh:
    • 2300 Lumen (1 jam)
      1250 Lumen (1 jam 40 menit)
      500 Lumen (4 jam 10 menit)
      210 Lumen (10 jam 40 menit)
      40 Lumen (50 jam)
      7 Lumen (12 hari)
      2 Lumen (40 hari)
      0,25 Lumen (200 hari)
  11. Impact resistant: 10 meter
  12. Submersible: 10 meter
  13. Garansi 10 tahun

UNBOXING

Armytek Wizard Pro datang dengan kotak yang sederhana. Ciri khas Armytek Canada yang berusaha ikut melestarikan lingkungan.  Di dalamnya terdapat: senter dengan karet untuk headlamp terpasang, headband, handband, lanyard, pocket clip, spare o-ring dan kartu garansi.

img_6183

WIZARD PRO v3 XHP50

img_5803

Ada tulisan di bagian head untuk membedakan kedua versi. White Light untuk cahaya putih dan Warm Light untuk cahaya kuning. CREE XHP 50 merupakan jenis LED yang digunakan. Ada tulisan Caution: hot surface karena saat nyala dengan mode yang paling terang bagian head bisa menjadi panas.

img_5805

Penampakan bagian depan Wizard Pro. Senter yang kiri masih dengan karet headlamp terpasang. Kanan sudah menggunakan pocket clip. Wizard Pro bisa berdiri di permukaan yang datar sehingga cocok untuk menggantikan lilin saat mati lampu.

img_5806

Penampakan bagian belakang. Karet di senter sebelah kiri untuk tempat memasang headband. Karena saya kurang suka headlamp. Maklum anak kota gitu lho bisa dikira alien berkeliaran. Hahaha.. Jadi saya lebih senang pasang pocket clip untuk bisa jepit Wizard di tali pinggang/ tali sling bag.

img_6174

Tombol pada Wizard Pro selain berfungsi untuk menyalakan atau mematikan senter, juga berfungsi sebagai locator dan indicator. Saat senter dalam keadaan OFF, tombol berkedip hijau setiap 3 detik sehingga jika tiba tiba mati lampu kita bisa dengan mudah menemukan senternya (locator). Saat senter nyala, tombol ini kedip hijau jika baterai masih lumayan penuh; kuning jika sudah di bawah 25%; dan merah saat sudah low batt di bawah 10%. Indikator status baterai ini nyala tiap 2 detik.

Jika Wizard Pro dinyalakan Turbo mode di ruangan yang sirkulasi udara kurang bagus. Suhu senter bisa meningkat dengan cepat. Jika suhu mencapai 60º Celcius. Indikator suhu kritis akan nyala. Kedip merah 3 kali dalam tiap 2 detik. Terang senter akan diturunkan bertahap untuk menjaga keawetan LED dan driver (elektronik senter).

img_6180

Armytek Wizard Pro bisa menggunakan baterai flat top (tanpa pentil di kutub +) maupun baterai unprotected (tanpa IC di pantat baterai). Ada sebagian senter yang tidak bisa memakai baterai flat top karena proteksi terhadap baterai terbalik masih berupa ganjalan di bagian kepala senter. Sebagian lagi akan menguras baterai sampai habis (soak) jika senter lupa dimatikan saat sudah low batt.

img_6181

img_6182

Dalam tailcap Wizard Pro tersimpan magnet yang kuat dan bisa disingkirkan jika Anda hendak menaruh senter dekat dengan peralatan elekronik (HP, tablet, notebook) dalam tas.

img_5808

Daya isap magnet cukup kuat untuk menahan bodi senter yang telah diisi baterai. Dengan fitur ini Anda bisa mengoprek mesin/ ganti ban mobil dengan kedua belah tangan (tidak perlu repot pegang senter).

Armytek Tiara A1 Pro - Car Hood

Seperti yang terlihat di photo ini.. Armytek Tiara A1 Pro v2 cool white beroperasi dengan nempel di kap mesin. Tiara merupakan adiknya Wizard. Ukuran lebih kecil dan cuma menggunakan 1 buah baterai AA (NiMH, alkaline, atau li-ion 14500).

img_6185

Bobot Armytek Wizard dengan pocket clip terpasang cuma 67,2 gram (tanpa baterai). Sangat ringan dibanding produk kompetitor. Bayangkan aja capeknya kepala kita jika digandulin headlamp yang berat selama hiking berjam jam. Pasti ngak nyaman.

USER INTERFACE

Cara mengoperasikan Wizard Pro cukup sederhana:

  1. Dalam keadaan OFF, klik dan tahan untuk dari output paling rendah ke output paling tinggi. Jika sudah mencapai output yang diinginkan cukup lepaskan tombol maka terangnya Wizard akan stabil disana.
  2. Senter dalam keadaan ON di salah satu output (firefly, low, mid, maupun high) klik 3x dengan cepat maka segera aktifkan TURBO mode.
  3. Senter dalam keadaan ON di salah satu output klik 4x dengan cepat untuk mengaktifkan STROBE mode.
  4. Senter sudah di TURBO mode. Tekan dan tahan untuk pindah dari TURBO1 ke TURBO2 dan sebaliknya.

BEAMSHOT

output_abqdkb

Perbandingan photo tanpa ada cahaya senter dan dengan Wizard Pro v3 XHP50 warm TURBO mode 2150 Lumen. Cahaya yang nyebar tidak membuat mata cepat capek jika dipakai bekerja. Terangnya sadis.. cukup untuk membuat lampu mobil tersipu malu. Hahaha

FUNGSI LAIN WIZARD PRO v3 XHP50

img_5889

Karena saya senang photography model, Wizard Pro v3 XHP50 warm seringkali menemani perjalanan saya. Mulai dari menerangi objek dari depan maupun dari belakang seperti ini. Cahaya Wizard Pro yang kuning dan nyebar membuat rambut model jadi berkilauan.

KESIMPULAN

KELEBIHAN:

  • Bobot ringan untuk produk sejenis
  • Terang mantap
  • Cahaya nyebar bikin mata tidak cepat lelah
  • Tangguh untuk kategori headlamp (tahan jatuh dari ketinggian 10 meter dan bisa nyelam hingga 10 meter)
  • Dilengkapi tombol yang sebagai locator dan juga indicator
  • Multifungsi (headlamp, jepit di kantong/ tali pinggang/ tali ransel, nempel di mesin/ bodi mobil, tail standing/berdiri di atas permukaan datar)
  • Garansi super lama.. 10 tahun

KEKURANGAN:

  • Karena terangnya yang mencapai 2000+ Lumen, Wizard Pro butuh baterai yang mampu supplai > 10 Ampere. Jika baterainya ngak kuat narik (terutama tipe protected), senter akan kedip sekali dan langsung mati.
  • Terang TURBO mode (2000+ Lumen) membuat senter cepat panas. Jika dibiarkan nyala lama, senternya sampai tidak nyaman untuk dipegang. Untuk daerah tropis yang panas seperti Indonesia suhu kritis 60º Celcius akan cepat tercapai dan terangnya Wizard akan menurun secara bertahap.

Wizard Pro bisa diperoleh melalui cicilan Kartu Kredit 0% hingga 12 bulan via Tokopedia. Klik versi Cool White atau versi Warm

Wizard Pro juga bisa diorder di alatpetualang.com