REVIEW ARMYTEK WIZARD PRO v3 XHP50

REVIEW ARMYTEK WIZARD PRO v3 XHP50

Setelah lama absen menulis review, kali ini saya sajikan Armytek Wizard Pro v3 XHP50 yang terdiri dari 2 versi: Cool White (cahaya putih) dan Warm (cahaya kuning). Versi mana yang lebih baik? Jawabannya bergantung kebutuhan Anda. Jika lebih banyak di perkotaan jelas versi Cool White pilihan yang terbaik, terutama jika dipakai untuk penerangan kerja. Namun jika Anda penggemar olahraga outdoor yang sering ke daerah berkabut, pilihlah versi Warm (cahaya kuning yang lebih mampu tembus kabut). Atau jika Anda penggemar photography seperti saya pasti senangnya versi Warm. Cahaya yang lebih mirip sinar matahari membuat warna objek lebih natural.

SPESIFIKASI

  1. Sumber cahaya: CREE XHP50
  2. Baterai: 1 buah 18650
  3. Max output: 2300 Lumen (cool white) dan 2150 Lumen (warm)
  4. Jarak sorot maksimum: 130 meter (cool white) dan 108 meter (warm)
  5. Intensitas cahaya: 4200 cd (cool white) dan 2900 cd (warm)
  6. Pola cahaya nyebar dengan hotspot 70º dan spill 120º
  7. Bodi terbuat dari bahan aluminium untuk pesawat terbang
  8. Dimensi
    • Panjang: 10,8 cm
    • Diameter bodi: 2,54 cm
    • Diameter head: 2,9 cm
  9. Berat: 59 gram (tanpa baterai)
  10. Runtime (cool white) dengan baterai 3400 mAh:
    • 2300 Lumen (1 jam)
      1250 Lumen (1 jam 40 menit)
      500 Lumen (4 jam 10 menit)
      210 Lumen (10 jam 40 menit)
      40 Lumen (50 jam)
      7 Lumen (12 hari)
      2 Lumen (40 hari)
      0,25 Lumen (200 hari)
  11. Impact resistant: 10 meter
  12. Submersible: 10 meter
  13. Garansi 10 tahun

UNBOXING

Armytek Wizard Pro datang dengan kotak yang sederhana. Ciri khas Armytek Canada yang berusaha ikut melestarikan lingkungan.  Di dalamnya terdapat: senter dengan karet untuk headlamp terpasang, headband, handband, lanyard, pocket clip, spare o-ring dan kartu garansi.

img_6183

WIZARD PRO v3 XHP50

img_5803

Ada tulisan di bagian head untuk membedakan kedua versi. White Light untuk cahaya putih dan Warm Light untuk cahaya kuning. CREE XHP 50 merupakan jenis LED yang digunakan. Ada tulisan Caution: hot surface karena saat nyala dengan mode yang paling terang bagian head bisa menjadi panas.

img_5805

Penampakan bagian depan Wizard Pro. Senter yang kiri masih dengan karet headlamp terpasang. Kanan sudah menggunakan pocket clip. Wizard Pro bisa berdiri di permukaan yang datar sehingga cocok untuk menggantikan lilin saat mati lampu.

img_5806

Penampakan bagian belakang. Karet di senter sebelah kiri untuk tempat memasang headband. Karena saya kurang suka headlamp. Maklum anak kota gitu lho bisa dikira alien berkeliaran. Hahaha.. Jadi saya lebih senang pasang pocket clip untuk bisa jepit Wizard di tali pinggang/ tali sling bag.

img_6174

Tombol pada Wizard Pro selain berfungsi untuk menyalakan atau mematikan senter, juga berfungsi sebagai locator dan indicator. Saat senter dalam keadaan OFF, tombol berkedip hijau setiap 3 detik sehingga jika tiba tiba mati lampu kita bisa dengan mudah menemukan senternya (locator). Saat senter nyala, tombol ini kedip hijau jika baterai masih lumayan penuh; kuning jika sudah di bawah 25%; dan merah saat sudah low batt di bawah 10%. Indikator status baterai ini nyala tiap 2 detik.

Jika Wizard Pro dinyalakan Turbo mode di ruangan yang sirkulasi udara kurang bagus. Suhu senter bisa meningkat dengan cepat. Jika suhu mencapai 60º Celcius. Indikator suhu kritis akan nyala. Kedip merah 3 kali dalam tiap 2 detik. Terang senter akan diturunkan bertahap untuk menjaga keawetan LED dan driver (elektronik senter).

img_6180

Armytek Wizard Pro bisa menggunakan baterai flat top (tanpa pentil di kutub +) maupun baterai unprotected (tanpa IC di pantat baterai). Ada sebagian senter yang tidak bisa memakai baterai flat top karena proteksi terhadap baterai terbalik masih berupa ganjalan di bagian kepala senter. Sebagian lagi akan menguras baterai sampai habis (soak) jika senter lupa dimatikan saat sudah low batt.

img_6181

img_6182

Dalam tailcap Wizard Pro tersimpan magnet yang kuat dan bisa disingkirkan jika Anda hendak menaruh senter dekat dengan peralatan elekronik (HP, tablet, notebook) dalam tas.

img_5808

Daya isap magnet cukup kuat untuk menahan bodi senter yang telah diisi baterai. Dengan fitur ini Anda bisa mengoprek mesin/ ganti ban mobil dengan kedua belah tangan (tidak perlu repot pegang senter).

Armytek Tiara A1 Pro - Car Hood

Seperti yang terlihat di photo ini.. Armytek Tiara A1 Pro v2 cool white beroperasi dengan nempel di kap mesin. Tiara merupakan adiknya Wizard. Ukuran lebih kecil dan cuma menggunakan 1 buah baterai AA (NiMH, alkaline, atau li-ion 14500).

img_6185

Bobot Armytek Wizard dengan pocket clip terpasang cuma 67,2 gram (tanpa baterai). Sangat ringan dibanding produk kompetitor. Bayangkan aja capeknya kepala kita jika digandulin headlamp yang berat selama hiking berjam jam. Pasti ngak nyaman.

USER INTERFACE

Cara mengoperasikan Wizard Pro cukup sederhana:

  1. Dalam keadaan OFF, klik dan tahan untuk dari output paling rendah ke output paling tinggi. Jika sudah mencapai output yang diinginkan cukup lepaskan tombol maka terangnya Wizard akan stabil disana.
  2. Senter dalam keadaan ON di salah satu output (firefly, low, mid, maupun high) klik 3x dengan cepat maka segera aktifkan TURBO mode.
  3. Senter dalam keadaan ON di salah satu output klik 4x dengan cepat untuk mengaktifkan STROBE mode.
  4. Senter sudah di TURBO mode. Tekan dan tahan untuk pindah dari TURBO1 ke TURBO2 dan sebaliknya.

BEAMSHOT

output_abqdkb

Perbandingan photo tanpa ada cahaya senter dan dengan Wizard Pro v3 XHP50 warm TURBO mode 2150 Lumen. Cahaya yang nyebar tidak membuat mata cepat capek jika dipakai bekerja. Terangnya sadis.. cukup untuk membuat lampu mobil tersipu malu. Hahaha

FUNGSI LAIN WIZARD PRO v3 XHP50

img_5889

Karena saya senang photography model, Wizard Pro v3 XHP50 warm seringkali menemani perjalanan saya. Mulai dari menerangi objek dari depan maupun dari belakang seperti ini. Cahaya Wizard Pro yang kuning dan nyebar membuat rambut model jadi berkilauan.

KESIMPULAN

KELEBIHAN:

  • Bobot ringan untuk produk sejenis
  • Terang mantap
  • Cahaya nyebar bikin mata tidak cepat lelah
  • Tangguh untuk kategori headlamp (tahan jatuh dari ketinggian 10 meter dan bisa nyelam hingga 10 meter)
  • Dilengkapi tombol yang sebagai locator dan juga indicator
  • Multifungsi (headlamp, jepit di kantong/ tali pinggang/ tali ransel, nempel di mesin/ bodi mobil, tail standing/berdiri di atas permukaan datar)
  • Garansi super lama.. 10 tahun

KEKURANGAN:

  • Karena terangnya yang mencapai 2000+ Lumen, Wizard Pro butuh baterai yang mampu supplai > 10 Ampere. Jika baterainya ngak kuat narik (terutama tipe protected), senter akan kedip sekali dan langsung mati.
  • Terang TURBO mode (2000+ Lumen) membuat senter cepat panas. Jika dibiarkan nyala lama, senternya sampai tidak nyaman untuk dipegang. Untuk daerah tropis yang panas seperti Indonesia suhu kritis 60º Celcius akan cepat tercapai dan terangnya Wizard akan menurun secara bertahap.

Wizard Pro bisa diperoleh melalui cicilan Kartu Kredit 0% hingga 12 bulan via Tokopedia. Klik versi Cool White atau versi Warm

Wizard Pro juga bisa diorder di alatpetualang.com